Lintasglobal6 - Keluarga INS dan AS, para terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/5). Ada 10 orang hadir. Mereka diberangkatkan dari wilayah Cimahi, Jawa Barat, pagi tadi.
Seorang sopir pembawa keluarga terduga pelaku bom bunuh diri, Cucu Hendrayani (47), mengaku dua keluarga itu berada dalam satu mobil telah disewa Mabes Polri. Tidak ada pembicaraan apapun selama perjalanan. Mereka hanya saling diam.
"Selama perjalanan diam-diam saja, mungkin karena suasana duka," ujar Cucu kepada merdeka.com.
Cucu berangkat sejam pukul 8 pagi dari Cimahi. Sejak awal dia telah mengetahui diperintah untuk membawa keluarga terduga pelaku bom bunuh diri.
Dirinya mengaku belum tahu bakal membawa keluarga terduga pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu itu kembali ke Cimahi atau tidak. Belum ada perintah kepada dirinya. "Tunggu arahan saja," tandasnya.
Seperti diketahui, pihak RS Polri menyebut bahwa jenazah dua terduga pelaku bom bunuh diri diambil keluarga. "Pokoknya hari Senin ini keluarga mengambil jenazah," kata Kepala instalasi kedokteran forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo saat dihubungi merdeka.com.
Pihak kepolisian sebelumnya membeberkan hasil DNA pada dua pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu, mereka adalah INS dan AS. Keduanya merupakan jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung Raya.


0 komentar :
Posting Komentar