Sumberberita6 - Direktur Utama PT Fella Ufaira, Dwi Fella, linglung saat mengetahui ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Binaan Pemeritah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) keracunan usai makan malam bersama,
Pasalnya, perusahaan katering yang ia pimpin merupakan penyedia makanan untuk siswa sekolah tersebut. "Serius, ada siswa keracuanan? Saya enggak tahu ada siswa keracunan makanan, karena belum dapat informasi atau pemberitahuan dari pihak sekolah. Biasanya kalau ada keluhan pasti diberitahu. Jujur saya baru tahu dari kalian," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jalan T Amir Hamzah, Kompleks Griya Riatur B-5, Medan Helvetia, Rabu sore.
Usai mendengar kabar tersebut, Dwi langsung menghubungi orang kepercayaannya dan bertanggung jawab mengurus katering ke SMKN Binaan Pemprov Sumut, Nanang, melalui telepon seluler.
Dari percakapan mereka terdengar Nanang sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Medan Barat bersama orangtua Dwi.
"Ada berita sekitar 100 SMKN Binaan keracunan, cemana Bang, sudah dapat kabar? Saya belum dengar laporan mengenai masalah ini," katanya saat menghubungi Nanang.
Nanang kemudian membenarkan pemberitaan tersebut. Setelah itu, Dwi langsung bertanya mengapa belum kasih kabar. "Sudah di-handle sama si bos, jadi kami sudah di Polsek Medan Barat, masih diperiksa polisi," ujar Nanang yang terdengar dari ponsel Dwi.
Alumni Fakultas Ekonomi USU tersebut mengaku, tidak tahu ada informasi siswa keracunan, karena tak mengurus langsung katering ke SMKN Binaan. Ia menceritakan, kerja sama dengan SMKN Binaaan merupakan kontrak pengadaan makanan dan minuman yang pertama dengan pemerintah. Sebelumnya, perusahannya hanya melayani katering kepada masyarakat yang menggelar hajatan.
Ia menekuni bisnis katering sejak 2009 dan baru kali ini ada konsumen keracunan makanan. Karena itu, ia berencana akan melakukan evaluasi. "Kalau makanan ini yang urus namanya Bang Nanang. Sedangkan, saya lebih banyak mengurus fisik. Kalau dapur kami, sedang direnovasi, jadi kami masaknya di rumah sewa yang dijadikan dapur. Namun, alamatnya saya kurang tahu, karena yang urus pengelolaannya Bang Nanang," katanya.


0 komentar :
Posting Komentar