Santap nasi uduk di Alun-alun, puluhan warga Batang keracunan


Sumberberita6 - Awal tahun baru 2017, sebanyak 20 orang warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalami keracunan massal. Diduga, musibah ini terjadi karena mereka menyantap nasi uduk di sebuah warung milik EN di Alun-alun Batang.

Beberapa saat setelah menikmati nasi uduk, mereka langsung merasa mual, pusing dan muntah-muntah. Selain orang dewasa, beberapa anak-anak juga menjadi korban. 

"Saya dan keluarga makan di Alun alun Batang hari Minggu kemarin. Selesai makan, tiba-tiba perut mual," ungkap Tri (37), warga Batang yang masih di infuse di Ruangan RS. QIM Kabupaten Batang, Jawa Tengah,

Sejumlah korban dari beberapa keluarga tersebut masih mendapat perawatan di beberapa rumah sakit. Antara lain di RS QIM Batang, RS Kalisari Batang dan RS Siti Khotidjah Pekalongan.

Sebagian korban dinyatakan sehat diperbolehkan rawat jalan pihak rumah sakit. Polisi mendapat kabar itu langsung mendatangi sejumlah RS dan meminta keterangan dari sejumlah saksi korban.

Sedangkan petugas Sat Intel Polres Batang masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi korban dan pemilik warung untuk penyelidikan terkait musibah ini. "Kami sudah menyita sisa nasi uduk yang mereka konsumsi untuk kita periksa di laboratorium," ujar Kasubag Humas Polres Batang AKP Warsito.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, sedikitnya 15 korban dirawat di Rumah Sakit QIM Kabupaten Batang, 1 korban di RS Siti Khotijah Kota Pekalongan dan 3 korban di rawat inap RS Kalisari Batang.

Sedikitnya 15 korban keracunan yang dirawat inap di RS.QIM Batang antara lain ;

1. Triowantoro (45) swasta, warga Perum Pasekaran Jl. Plamboyan RT 1 RW 3, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.

2. Riski Tri Rahayuningsih (40) swasta warga Jl. Plamboyan RT 1 RW 3 Kecamatan Batang. 

3. Erlangga (16), pelajar kelas 1 SMA Jl. Plamboyan RT 1 RW 3, Kecamatan Batang. 

4. Jagad (10), pelajar SD kelas 5 warga Jl. Flamboyan RT 1 RW 3 Kecamatan Batang.

5.Ratu. (8), kelas 3 SD warga Jl. Flamboyan RT 1 RW 3, Kecamatan Batang.

6. Surip (33), sopir warga Kelurahan Rowosari, Kota Semarang.

7. Rukaini (60) warga Kauman Gg 1 RT 5 RW1, Kecamatan Batang. 

8. Kaila (13), pelajar SMP kelas 2 warga Kauman Gg 1 RT 5 RW 1 Kecamatan Batang.

9. Naszwa (11), pelajar kelas 6 SD warga Kauman Gg 1 RT 5 RW 1, Kecamatan Batang.

10. Teguh Saiku (46) swasta warga Jl Gajah Mada, Kelurahan Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang.

11. Siti Munharifah (41), swasta warga Jl. Gajah Mada Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang.

Selanjutnya, korban dirawat di RS Siti Khodijah Kota Pekalongan yaitu;

1. H. Tarmuji (85) swasta warga Desa Kaliwareng Kecamatan Warungasem.

Kemudian tiga korban dirawat di RS Kalisari Batang yaitu;

1. Ayumi (9), pelajar SD kelas 4 alamat Jl Gajah Mada Kel.Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang.

2. Oriza (9), kelas 4 SD warga Jl.Gajah Mada Kel.Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang.

3. Kiki Lukiana (16), pelajar kelas 1 SMA alamat Jl. Gajah Mada Kel. Proyonanggan Tengah Kecamatan Batang.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Posting Komentar